Sebarkan Ukhuwah Islamiyah Kerjasama Polri dengan Terapkan Teknik SEO

Sebarkan Ukhuwah Islamiyah Bersama Polri dengan Terapkan Teknik SEO
Foto : Bersama anak yatim piatu disalah satu pondok pesantren di Surabaya

Sosok satu ini tentu sudah tidak asing lagi bagi para pelaku online, orang yang bernama lengkap Mohammad Khoirul Amin ini memang termasuk salah satu pemain lama dalam dunia internet.
Malang melintang dalam dunia maya sejak tahun 1998, Amin (panggilan akrab) yang dikenal dengan nama udara John_Find dan SteelHeart'99 merupakan salah satu orang yang disegani. Manusia multitalent, dikatakan demikian karena memang Amin telah banyak berkiprah baik dalam sisi hitam ( hacking ) ataupun putih dunia internet.
Namun sejak tahun 2006, explorasi sisi gelap dunia maya telah ditinggalkanya. Pada tahun itu, pria lulusan salah satu perguruan tinggi swasta di Jawa Timur tersebut lebih banyak mencurahkan waktu, tenaga maupun pikiranya untuk membantu Polri dalam hal pengembangan sistem internal untuk kemudahan kerja personil kepolisian maupun pelayanan.
Bersamaan dengan semakin ramainya konsumsi masyarakat terhadap media sosial, tumbuh subur pula kelompok bermuatan "kiri" yang memanfaatkan momentum tersebut dengan mulai menebar berita bohong ( HOAX ) dan paham-paham ekstrim atau radikal. Tujuanya tak lain adalah untuk keuntungan, karena memang terbukti semakin bermunculan penyedia jasa trending HOAX. Atau juga idealisme kelompok tertentu yang ingin merubah NKRI menjadi sebuah negara dengan basis aliran tertentu.
Tanpa sadar, masyarakat Indonesia mulai mengkonsumsi dan cenderung mempercayai berita-berita yang tersebar di media sosial. Mempercayai tanpa sebelumnya mencari pembanding pada situs-situs yang lebih bonafid dan terpercaya. Akibatnya mulai timbul banyak keresahan, berkembang berbagai macam isu dalam banyak aspek sosial masyarakat.
Foto : Bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir Dan Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA
Foto : Bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Muh Anwar Nasir Dan Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA
Menyadari hal itu, mantan hacker '99 ini tidak ingin tinggal diam. Bermodalkan rasa kepedulian dan keprihatinan terhadap penyalahgunaan internet, pria 40 tahun tersebut mulai berkecimpung secara langsung dalam aktivitas kehumasan polri di tahun 2015. Membangun banyak media dengan harapan dapat memberikan nuansa berlawanan dengan para pemain seberang.
Hal itu memang sudah sewajarnya muncul dalam dirinya, mengingat Amin memiliki dasar pengetahuan agama yang tidak sedikit. Lulus dari ponpes Ihyaul Ulum dan Mambahus Solihin sebagai top five dalam penerapan ilmu Mantiq, tentunya sangat mudah mengenali petikan-petikan ayat suci Al Quran yang sering dipelintir dan dijadikan senjata andalan untuk kaum radikal.
Enam tahun yang dihabiskan menimba ilmu dengan memfasihkan tafsir kitab Tafsir Jalalin, Jami' Sohir dan Riyadus sholihin, Dan berbagai macam Kitab Kuning Lainnya, Amin sangat mengetahui bahwa berita-berita yang diedarkan melalui internet itu tidaklah semuanya murni untuk tujuan membangun Islam. Melainkan penunggangan Islam untuk kepentingan suatu golongan.
Berbekal keahlian SEO yang expert, berbagai upaya penanggulangan dan pemulihan dampak HOAX-Radikalisme terus dilakukan melalui media-media yang dibangun olehnya. Walaupun minim dukungan, tapi hal itu tidak menyurutkan niatnya dalam mengemban amanah guru-gurunya untuk terus menjalankan Ukhuwah Islamiyah.
Sekarang kelompok yang dibangun olehnya sudah hampir mencakup wilayah Jawa dan Sumatera. Berbekal kemampuan dan kemauan, Amin terus membangun pasukan-pasukan yang siap bertarung melawan HOAX dan Radikalisme. Berhasilkah Amin mewujudkan masyarakat internet yang lebih sehat melalui kelompok dan upayanya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jangan Lagi Sebut Muslim Cyber Army Kata Wakapolri

Polisi Tidak Nyaman dengan Sebutan Muslim Cyber Army Ungkap Kapolri

Banyak Negara "Hancur" Akibat Konflik SARA