Wakapolda, Tokoh Agama Dapat Memberi Masukan Dan Pencerahan Kepada Umat Dalam Menggunakan Teknologi Secara Bijaksana


Batam - Demi menjamin kelangsungan pembangunan daerah Provinsi Kepulauan Riau agar aman, tertib dan tentram, Persaudaraan Lintas Agama ( Pelita ) menggelar temu kerukunan umat beragama Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (13/2/18).
Mengangkat tema “Harmoni dalam Beragama”  sejumlah tokoh agama bersatu dalam menyampaikan pandangan untuk menjaga kerukunan umat beragama bertempat di Ball Room Harris Hotel Batam.
Dari kelima perwakilan tokoh agama yakni K.H. Usman Ahmad,  Pdt. Yahut Zeboa,  I Wayan Catra Yasa,  Pastor Lukas Aston dan Bante Kuta Dame berpendapat  bahwa semua Agama baik mayoritas maupun minoritas berhak hidup di Indonesia, untuk itu kita harus menjaga keharmonisan umat beragama karena NKRI adalah rumah kita bersama.
Hal tersebut dinyatakan dalam pembacaan Naskah Deklarasi oleh perwakilan tokoh Agama yang menyatakan bahwa untuk menjamin kelangsungan pembangunan daerah Provinsi Kepulauan Riau diperlukan terciptanya ketentraman, ketertiban dan kerukunan masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk pemeliharaan kerukunan umat beragama denngan menjaga 4 Pilar kebangsaan, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menolak segala macam Radikalisme, Terorisme, dan Perbuatan kekerasan lainnya yang bertentangan dengan Pancasila dan merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia dan turut menjaga – memelihara Kondusifitas, kamtibmas Provinsi Kepulauan Riau dalam mendorong pesta demokrasi dengan mengedepankan toleransi beragama serta memelihara Kerukunan antar umat beragama di Provinsi Kepulauan Riau dengan mengedepankan kebersamaan, kearifan dan kerukunan masyarakat serta menghindari sikap untuk mementingkan kelompok masing – masing.
Dalam kata sambutannya Wakapolda Kepri Brigjend Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH menyampaikan banyaknya permasalahan Nasional yang bersumber dari teknologi informasi yang bermuatan SARA. Tidak ada satupun Agama yang mengajarkan kebencian melainkan bersama saling menjaga keharmonisan.
“Agar tokoh Agama dapat memberi masukan maupun pencerahan kepada umat dalam menggunakan teknologi secara bijaksana,” ujarnya.
Ketua Pelita Provinsi Kepri mengatakan akan bersama – sama dan  terus bergandengan tangan bekerja sama dengan Polda kepri untuk menjaga keamanan Provinsi Kepri.
Turut menghadiri kegiatan tersebut Gubernur Kepri, Ketua DPRD Kepri,Wakapolda Kepri, Ka Binda Prov Kepri, Ketua DPRD Kota Batam, Kapolresta Barelang, Kabag Kesbangpol Kota Batam, Ketua MUI Kota Batam, Ketua PELITA Prov Kepri, Ketua Dewan Pembina PELITA sekaligus Ketua Majelis Agung Persatuan Mubalik Prov Kepri, Ketua LAM, Ketua Bamus Betawi, Perwakilan Toga/Tomas/Todat Kota Batam dan Perwakilan Pelajar dan LSM keagamaan Kota Batam.(*)
#Polrestanjungpinang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polres Tanjungpinang pengawalan untuk Jenazah gratis

Jelas sudah Akun ini membongkar siapa yg mendanai dibalik aksi 212

Jangan Lagi Sebut Muslim Cyber Army Kata Wakapolri